Pertamina EP Optimalkan Rig Lawas Guna Efisiensi



( 2016-02-05 02:53:35 )

PT Pertamina EP Aset I Field Rantau kembali mengoperasikan rig FC III yang berlokasi di daerah sumur R-15 Desa Kebun Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang. Kembali digunakannya rig yang dibuat pada tahun 1979 dimana sudah satu tahun tidak aktif tersebut adalah demi mengoptimalkan upaya efisiensi di tengah anjloknya harga minyak.

Rantau Field Manager Pertamina EP Agus Amperianto, menuturkan bahwa dengan aktifnya rig FC III, Pertamina mampu menghemat biaya sewa rig hingga 40 persen.

“Sesudah rig FC III dapat beroperasi, kami hanya akan menyewa dua rig saja dari PT Pertamina Drilling Service Indonesia (PDSI) dan PT Ekspan Petrogas Intranusa (EPI),” tutur Agus, Kamis (4/2/2016).

Sebelum mengambil langkah untuk menggunakan kembali rig FC III, Pertamina EP sempat menyewa dua rig milik PDSI dan satu milik EPI.

Agus mengakui bahwa setelah FC III selesai diperbaiki, rig tersebut segera bisa digunakan untuk aktivitas reparasi (cuci ulang) sekitar 70-80 sumur yang ada di field Rantau.

Tahun ini, field Rantau ditargetkan dapat memproduksikan minyak sebanyak 3.165 barel per hari (BOPD). Dengan kisaran produksi mencapai 3.084 BOPD year to date atau 97,4 persen dari target. Sementara Pertamina menetapkan target EP Aset I tahun ini sebesar 16.192 BOPD.

Sepanjang 2015, field Rantau memproduksi minyak sebanyak 2.972 BOPD atau 99,02 persen dari target 3.001 BOPD. Dimana produksi Pertamina EP Aset I sebesar 16.274 BOPD atau 93,28 persen dari target 17.446 BOPD.

“Kami sangat yakin dengan optimalisasi peralatan yang ada saat ini, kami bisa menjalankan strategi prioritas yang sudah ditetapkan oleh perusahaan,” terangnya.