Rekor Sejarah RI, Setoran Pajak Tembus Lewati Rp 1.000 Trilliun



( 2015-12-28 10:42:11 )

Pemerintah lewat Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan sudah mengumpulkan hasil penerimaan pajak dengan total lebih dari Rp 1.000 triliun hingga 25 Desember 2015. Pencapaian tersebut merupakan prestasi bagi Ditjen Pajak karena telah berhasil mencetak rekor untuk pertama kalinya dalam sejarah Indonesia.

"Iya hasilnya melebihi Rp 1.000 triliun. Yang pasti telah melewati pencapaian dari tahun lalu. Itu merupakan (pencapaian) rekor," tegas Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro.

Seperti yang sudah diketahui, pemerintah memasang target penerimaan pajak untuk tahun ini sebesar Rp 1.294,5 triliun. Sementara target penerimaan pajak yang harus dikumpulkan selama Desember ini mencapai Rp 218,3 triliun.

Bambang mengatakan, penerimaan pajak yang telah melewati lebih dari Rp 1.000 triliun bersumber dari seluruh pungutan baik Pajak Penghasilan (PPh), Pajak Penjualan (PPn), Pajak Pertambahan Nilai (PPN), dan lainnya. "Porsi terbesar setoran pajak disumbang dari PPh," jelasnya.

Dirinya sangat optimistis, Ditjen Pajak bisa meraup setoran pajak hingga Rp 1.100 triliun atau 85 persen dari total patokan penerimaan pajak di APBN-P 2015. "Target kita Rp 1.100 triliun atau 85 persen," ujar Bambang.

Dengan realisasi tersebut, Bambang memastikan, pemerintah akan terus memantau pencapaian perkembangan penerimaan pajak untuk tahun ini serta pertimbangan lain untuk menentukan target penerimaan pajak yang realistis di revisi APBN 2016 pada Februari yang akan datang.

"Target pajak untuk tahun depan dapat kita lihat dari target akhir tahun ini dan kapan Undang-undang Pengampunan Pajaknya bisa diselesaikan," Pungkas Bambang.