Lini Usaha Otomotif Astra Akan Terus Hadapi Persaingan Ketat



( 2017-11-10 03:44:37 )

PT. Astra International Tbk atau Astra mengatakan bisnis perusahaan pada lini usaha otomotif akan menghadapi bermacam tantangan yang lebih dari lini usaha lainnya.

Hal ini diungkapkan terang-terangan oleh Tira Ardianti selaku Kepala Divisi Hubungan Investor Astra International, dalam acara workshop pewarta pasar modal saat di Cipanas, pada Kamis (09/11/2017) kemarin. “Kami melihat masih ada tetapi ada tantangan-tantangan dari bisni s terutama otomotif karena kompetisi yang semakin meningkat,” terang Tira.

Ia memperkirakan struktur penjualan untuk porsi kendaraan berbiaya rendah juga semakin besar. Hal ini berbarengan dengan inisiasi program low cost green car (LCGC).

Walau demikian, sampai dengan kuartal III 2017 pangsa pasar dari lini usaha otomotif berupaya meningkat, baik kendaraan roda empat maupun roda dua bila dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. “Untuk pasar mobil naik dari 54 persen menjadi 55 persen. Kemudian untuk sepeda motor naik dari 73 persen menjadi 75 persen,” jelas Tira.

Menurut data yang dirilis Gaikindo pada kuartal III 2017, Astra berhasil melakukan peningkatan penjualan kendaraan roda empat mencapai 443.906 unit atau 55,2 persen. Sedangkan untuk kendaraan roda dua, pasa kuartal III 2017 Astra berhasil mencatatkan penjualan sebanyak 3.236.478 unit atau 74,6 persen.

Peningkatan dari lini usaha otomotif ini, menurut Tira, juga menjadi salah satu faktor meningkatnya pendapatan bersih Astra Internasional pada kuartal III 2017 sebesar Rp 150.225 triliun atau naik 14 persen dari periode yang sama pada tahun sebelumnya. Dari laba bersih sendiri, Astra berhasil mencatatkan angka sebesar Rp 14,8 triliun atau naik sebesar 26 persen bila dibandingkan dengan kuartal III 2016.