Bidik Investasi Taiwan, Standard Chartered Gandeng BKPM



( 2017-11-09 03:42:27 )

Pemerintah Taiwan menjadikan Indonesia sebagai satu dari beberapa negara di Asia Tenggara yang dianggap memiliki potensi untuk berinvestasi.

Country Head Corporate Affairs SCBI, Dody Rochadi, mengungkapkan jalannya investasi Taiwan ke Indonesia akan difasilitasi oleh Standard Chartered Bank Indonesia (SCBI) yang sudah terlebih dahulu kerja sama dengan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). "Bentuk upaya yang dilakukan, salah satunya, dengan menyelenggarakan forum-forum pertemuan investor dengan menghadirkan lembaga-lembaga negara terkait," kata Dody Rochadi kepada wartawan, pada Rabu (8/11/2017) kemarin.

Dody juga menuturkan bahwa pihaknya turut membentuk tim ahli dalam rangka membangun jaringan dan kerja sama bisnis internasional. Hal itu dimungkinkan karena SCBI memiliki jaringan berupa lebih dari 1.000 kantor cabang dan outlet yang tersebar di 69 negara.

Kedudukan BKPM sendiri adalah untuk memberi pemahaman kepada para investor dan kemudahan berinvestasi melalui cara yang telah ditentukan sebelumnya. Dody mengungkapkan, berdasarkan data BKPM, per realisasi investasi Taiwan di Indonesia per kuartal III di 99 proyek mencapai 41,3 juta dolar AS.

Pemerintah Taiwan sendiri memiliki garis kebijakan luar negeri utama yang dinamakan sebagai New Southbond Policy. Ada empat fokus utama pada pelaksanaan kebijakan tersebut, yaitu ekonomi dan kerja sama perdagangan, pertukaran bakat, berbagai sumber daya, dan konektivitas regional. "BKPM mendorong investor Taiwan untuk merealisasikan komitmen investasi sesuai rencana lewat pembangunan industri semikonduktor, kimia, komunikasi, dan mesin di Indonesia. Di satu sisi, BKPM juga akan terus memberi kemudahan layanan perizinan investasi, salah satunya layanan izin tiga jam," tutur Dody.