Ekonomi Digital Bantu UKM Menembus Pasar



( 2017-10-31 02:23:02 )

Perkembangan ekonomi digital yang saat ini semakin masif terjadi di Indonesia, dinilai mampu mendatangkan dampak positif. Salah satunya menurut Institute Development of Economi and Finance (Indef) dapat membantu Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UKM) untuk menembus pasar.

"Kita sedang memasuki fase revolusi digital memang. Kemunculan e-commerce, fintech sekarang sudah ratusan. Jadi dampaknya memang diharapkan ekonomi digital bisa bermanfaat untuk UMKM. Karena UMKM memiliki kesulitan untuk menembus pasar agak susah," ujar Ekonom Indef Bhima Yudistira di Jakarta, pada hari Senin (30.10.2017).

Selain itu, ekonomi digital juga mempersyaratkan adanya koneksi internet yang lebih bagus. Artinya, hal ini juga akan membuat industri di sektor telekomunikasi di Indonesia semakin berkembang.

"Efeknya ke industri komunikasi 10,88% pertumbuhannya. Pertumbuhannya cukup tinggi. Fintech juga diharapkan bisa menyalurkan kredit hingga ke desa-desa yang unbankable. Orang-orang yang tadinya tidak mendapatkan akses perbankan, sekarang dengan fintech bisa," imbuh dia.

Menurut data Bank Indonesia (BI), tambah dia, nilai transaksi e-commerce dalam satu tahun sudah mencapai Rp75 triliun. "Jadi ini besar sekali," tandasnya.

Sebelumnya, Chairman & CEO MNC Group yang bernama Hary Tanoesoedibjo (HT) menilai bahwa ada dua elemen penting yang harus segera dilakukan pemerintah dalam perkembangan digital. Dua elemen tersebut yakni, infrastruktur internet dan aplikasi.

Hary mengungkapkan, bahwa infrastruktur internet harus dikembangkan secara masif karena akan mempercepat kemajuan ekonomi bagi semua lapisan diseluruh daerah."Aplikasi, konten, servis harus diatur, jangan sampai aplikasi, konten dan servis mengganggu sektor lain secara signifikan khususnya yang menghidupi rakyat banyak," kata Hary Tanoesoedibjo pada hari Sabtu (28.10.2017).