Rupiah Diprediksi Sulit Keluar dari Tekanan



( 2017-09-28 03:38:56 )

Rupiah dalam perdagangan hari ini masih dimungkinkan bergerak melemah seiring masih minimnya sentimen positif. Pelaku pasar pun masih cenderung masuk pada aset-aset safe heaven untuk keperluan portofolionya.

"Tetap mewaspadai berbagai sentimen yang dapat membuat pergerakan Rupiah kembali variatif melemah," ujar salah satu Analis Senior Binaartha Sekuritas yang bernama Reza Priyambada di Jakarta, pada hari Kamis (28.09.2017).

Diperkirakan Reza, bahwa rupiah akan bergerak dengan kisaran di level support Rp13.465/USD dan resisten Rp13.359/USD. Sementara, untuk pergerakan rupiah kemarin kembali mengalami pelemahan seiring masih minimnya sentimen positif dari dalam maupun luar negeri.

Laju EUR masih melemah pasca pemilu di Jerman yang memicu pelaku pasar mengambil keuntungan di mata uang EUR. Pelemahan EUR juga dipicu adanya konflik internal di Spanyol.

"Di sisi lain, laju USD pun juga masih melemah terutama masih adanya kekhawatiran pasar akan adanya konflik AS dan Korea Utara, respon negatif pelaku pasar terhadap komentar The Fed hingga jelang pengumuman rencana reformasi pajak pemerintahan Trump. Akibatnya rupiah pun kembali dalam tren pelemahannya," pungkasnya.