Tren Penguatan Rupiah Masih Menampak



( 2017-09-13 02:51:15 )

Pelemahan rupiah yang terjadi dapat dikatakan masih cukup wajar, mengingat penguatan yang cukup signifikan dalam beberapa hari sebelumnya.

Tren penguatan pun masih tampak terlihat. Meski demikian, mulai adanya kenaikan USD dapat kembali menghambat potensi penguatan rupiah selanjutnya.

"Tetap mewaspadai berbagai sentimen yang dapat membuat pergerakan rupiah kembali variatif maupun berbalik arah melemah," ujar salah satu Analis Senior Binaartha Sekuritas yang bernama Reza Priyambada di Jakarta, pada hari Rabu (12.09.2017).

Reza memperkirakan, bahwa rupiah akan bergerak dengan kisaran di level support Rp13.227/USD dan resisten Rp13.150/USD.

Sementara, untuk pergerakan USD kemarin yang mulai menguat menghambat potensi kenaikan rupiah. Terapresiasinya rupiah hingga mencapai level tertingginya membuat pelaku pasar melepas posisi. Sementara pergerakan USD yang cenderung melemah, dimanfaatkan pelaku pasar untuk masuk ke mata uang tersebut.

Kenaikan USD seiring dengan turunnya permintaan atas aset-aset valas safe haven lainnya, antara lain JPY, EUR, dan SWF setelah kekhawatiran atas imbas badai Irma dan kondisi di Korea Utara kian mereda.

"Adanya komentar dari PBoC yang berencana untuk memangkas persyaratan cadangan untuk lembaga keuangan yang menyelesaikan posisi forward valas yuan membuat mata uang tersebut terdepresiasi dan membuat USD menguat, sehingga berimbas pada melemahnya rupiah," pungkasnya.