Rupiah Rentan Terseret Sentimen Negatif



( 2017-04-10 03:26:56 )

Pergerakan laju rupiah tampaknya belum keluar dari tren sideways nya secara mingguan. Pelaku pasar masih bersikap variatif dalam menanggapi sentimen yang ada pada saat ini, meski akhir pekan kemarin menunjukkan sinyal positif.

Padahal menurut Analis Senior Binaartha Sekuritas yang bernama Reza Priyambada dari dalam negeri, tidak banyak sentimen negatif sehingga harapannya akan baik bagi pergerakan rupiah. Akan tetapi, tampaknya rupiah belum dapat independen terhadap sentimen yang ada.

"Sehingga, masih cukup rentan terhadap adanya sentimen negatif yang dapat merubah arah rupiah berbalik melemah. Tetap cermati berbagai sentimen yang ada dimana dapat menghalangi potensi penguatan rupiah," ujar Reza Priyambada di Jakarta, pada hari Senin (10.04.2017).

Lebih lanjut dia memperkirakan bahwa laju rupiah akan berada di rentang support Rp13.360/USD dan resisten Rp13.308/USD. Sementara, untuk pergerakan nilai tukar rupiah di minggu kemarin tercatat menguat tipis seiring masih bertahannya laju mata uang Garuda di tengah sentimen yang membuat pergerakan USD kembali menguat.

Adapun nikai tukar rupiah menguat 0,05%. Di pekan kemarin, laju rupiah sempat melemah ke level Rp13.354/USD atau di bawah dari pekan sebelumnya di posisi Rp13.332/USD.

"Sementara level tertinggi yang dicapai di angka Rp13.313/USD di bawah level high sebelumnya di Rp13.285/USD. Laju rupiah di pekan kemarin bergerak di bawah target support Rp13.345/USD dan resisten Rp13.283/USD," pungkasnya.