Ramalan Rupiah Jelang Pelantikan Trump



( 2017-01-18 07:40:56 )

Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) diharapkan bisa memberikan pergerakan positifnya seiring mulai redanya sentimen global. Jelang pelantikan Presiden AS terpilih Donald Trump diharapkan tidak akan begitu ditanggapi negatif, dimana pergerakan USD dapat kembali stabil sehingga memberikan ruang bagi Rupiah untuk dapat kembali melanjutkan penguatan.

Sementara, imbas rilis neraca perdagangan Indonesia yang mengalami surplus lebih tinggi dari bulan sebelumnya serta diikuti oleh penilaian estimasi Bank Dunia terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia yang diproyeksikan akan dapat tumbuh 5,3% hingga kembali dinaikannya rating ekuitas Indonesia oleh JP Morgan. Ini memberikan sentimen positif pada laju rupiah.

Meski pergerakan GBP cenderung melemah terhadap USD seiring imbas kekhawatiran berlebihan terhadap pidato Perdana Menteri Inggris Theresa May terkait Brexit. Namun, pelemahan tersebut mulai berkurang karena pidato tersebut lebih mengedepankan kerja sama yang equal dengan Uni Eropa (UE) sehingga tidak membuat GBP terlalu melemah terhadap USD.

"Termasuk mata uang JPY (Yen Jepang) yang masih menguat terhadap USD. Kedua kondisi tersebut dapat dimanfaatkan Rupiah untuk dapat menguat kembali. Laju rupiah pun selama perdagangan mampu berada dalam kisaran target support dan resisten kami," paparnya.