Rupiah Berbalik Menghijau Pada Akhir Perdagangan



( 2016-09-01 14:01:54 )

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada penutupan hari pertama September, berbelok arah dari yang tadinya sempat berada di zona merah, kemudian memutar ke zona hijau. Rupiah di ditutup naik tipis 1 poin atau 0,01% ke Rp13.269/USD.

Ketika dibuka, rupiah langsung tancap gas 10 poin atau 0,08% ke Rp13.260/USD, namun ditengah perdagangan, mata uang Garuda tergelincir ke zona merah, dimana pada sesi I perdagangan jatuh 12 poin atau 0,09% ke level Rp13.282/USD. Sepanjang hari ini, rupiah diperdagangkan dengan kisaran Rp13.232-Rp13.308/USD.

Data Yahoo Finance, Kamis (1/9), rupiah ditutup turun hingga 18 poin atau 0,13% ke posisi Rp13.278/USD. Hari ini, rupiah diperdagangkan di level Rp13.257-Rp13.287/USD.

Data kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia, pada Kamis (1/9), rupiah dibuka di level Rp13.269/USD atau terapresiasi 31 poin dari posisi Rp13.300/USD, pada perdagangan Rabu (31/8).

Sementara itu, melansir Reuters, Kamis ini, indeks USD terhadap sekeranjang mata uang berakhir datar di 96,050, setelah sebelumnya berada di puncak pada 96,255. Para investor memposisikan diri terhadap laporan pekerjaan AS pada hari Jumat besok, yang memungkinkan The Fed menaikkan suku bunga AS dalam waktu dekat.

USD juga melemah terhadap poundsterling setelah Inggris melansir data manufaktur Agustus yang ternyata optimis mematahkan kekhawatiran banyak pihak, bahwa data manufaktur Negeri Ratu Elizabeth II akan turun tajam setelah Brexit. Sterling diperdagangkan 0,1% lebih tinggi pada USD1,3150.

Indeks USD juga turun terhadap yen Jepang yaitu 0,1% pada ¥103,29, setelah kemarin mencapai ¥103,540.